Keamanan bertenaga AI milik Google kini memblokir 20x lebih banyak penipuan di hasil pencarian, Chrome, dan Android.

Google telah mengumumkan peningkatan pada sistem keamanannya, mengungkap bahwa AI sekarang memainkan peran penting dalam melindungi pengguna dari penipuan.
Selain itu, Google telah merilis laporan yang merinci efektivitas AI dalam memerangi penipuan dalam hasil pencarian.
Strategi Pertahanan Google yang Didukung AI
Laporan Google menyoroti kemajuannya dalam menemukan penipuan. Sistem AI-nya memblokir ratusan juta hasil pencarian yang berbahaya setiap hari.
Google mengklaim kini dapat mendeteksi 20 kali lebih banyak halaman penipuan sebelum muncul di hasil pencarian dibandingkan tiga tahun lalu. Hal ini berasal dari investasi dalam sistem AI yang dirancang untuk menemukan pola penipuan.
Google menjelaskan dalam laporannya:
“Kemajuan dalam AI telah memperkuat teknologi kami dalam melawan penipuan — memungkinkan kami menganalisis sejumlah besar teks di web, mengidentifikasi kampanye penipuan yang terkoordinasi, dan mendeteksi ancaman yang muncul — sehingga kami selalu selangkah lebih maju untuk menjaga Anda tetap aman di Penelusuran.”
Bagaimana AI Google Mengidentifikasi Penipuan Canggih
Sistem Google kini dapat mengenali jaringan situs web palsu yang mungkin tampak nyata jika dilihat sendiri. Pandangan yang lebih luas ini membantu menangkap kampanye penipuan terkoordinasi yang dulunya luput dari perhatian.
Google mengatakan AI-nya paling efektif dalam dua area:
- Layanan pelanggan palsu : Setelah menemukan peningkatan penipuan layanan pelanggan maskapai penerbangan palsu, Google menambahkan perlindungan yang memotong penipuan ini lebih dari 80% dalam hasil pencarian.
- Situs resmi palsu : Perlindungan baru yang diluncurkan pada tahun 2024 mengurangi penipuan yang berpura-pura menjadi layanan pemerintah lebih dari 70%.
Perlindungan Lintas Platform Melebihi Batas Pencarian
Google juga memperluas upaya pemberantasan penipuannya ke Chrome dan Android.
Perlindungan Chrome yang Ditingkatkan dengan Gemini Nano
Mode Perlindungan Lanjutan Chrome kini menggunakan Gemini Nano, model AI yang bekerja langsung di perangkat Anda. Model ini menganalisis situs web secara real-time untuk mendeteksi bahaya.
Jasika Bawa, Manajer Produk Grup untuk Chrome, mengatakan:
“Pendekatan pada perangkat memberikan wawasan instan tentang situs web berisiko dan memungkinkan kami menawarkan perlindungan, bahkan terhadap penipuan yang belum pernah terlihat sebelumnya.”
Pertahanan Android yang Diperluas
Untuk pengguna seluler, Google telah menambahkan:
- Peringatan AI di Chrome untuk Android yang menandai notifikasi mencurigakan
- Deteksi penipuan di Google Messages dan Phone oleh Google yang mendeteksi penipuan panggilan dan teks
Perlindungan Multibahasa Melalui Model Bahasa
Google meningkatkan kemampuannya untuk melawan penipuan lintas bahasa. Dengan menggunakan model bahasa yang besar, Google dapat menemukan penipuan dalam satu bahasa dan kemudian melindungi pengguna yang melakukan penelusuran dalam bahasa lain.
Hal ini penting bagi para spesialis SEO internasional dan pemasar dengan audiens global. Hal ini menunjukkan bahwa Google semakin baik dalam menganalisis konten dalam berbagai bahasa.
Apa Artinya Ini
Seiring Google meningkatkan kemampuannya mendeteksi konten yang menipu, standar kualitas terus meningkat untuk semua situs web.
Google kini memandang keamanan sebagai sistem yang saling terhubung di seluruh produknya, bukan sebagai fitur yang terpisah.
Mempertahankan transparansi, akurasi, dan fokus pengguna yang tinggi tetap menjadi strategi terbaik untuk keberhasilan pencarian jangka panjang.