Tim Hubungan Penelusuran Google membagikan kode status HTTP mana yang paling penting untuk SEO. Pelajari bagaimana pengalihan, kode 1xx, dan kesalahan jaringan memengaruhi performa situs Anda.
- Google hanya peduli apakah pengalihan bersifat permanen atau sementara.
- Google mengabaikan kode status 1xx sepenuhnya.
- Kesalahan jaringan di Search Console sering kali berasal dari lapisan teknis yang lebih dalam.

Tim Hubungan Penelusuran Google baru-baru ini berbagi wawasan tentang cara mesin telusur menangani kode status HTTP selama podcast “Search Off the Record”.
Gary Illyes dan Martin Splitt dari Google membahas beberapa kategori kode status yang umum disalahpahami oleh profesional SEO.
Bagaimana Google Melihat Kode Status HTTP Tertentu
Meskipun podcast tersebut tidak membahas setiap kode status HTTP (jelas, 200 OK tetap mendasar), podcast tersebut berfokus pada kategori yang sering kali menyebabkan kebingungan di kalangan praktisi SEO.
Splitt menekankan selama diskusi:
“Kode status ini sebenarnya penting bagi pemilik situs dan SEO karena kode ini menceritakan kisah tentang apa yang terjadi saat permintaan tertentu masuk.”
Podcast mengungkap beberapa poin penting tentang cara Google memproses kategori kode status tertentu.
Kode 1xx: Diabaikan Sepenuhnya
Perayap Google mengabaikan semua kode status dalam rentang 1xx, termasuk fitur baru seperti “petunjuk awal” (HTTP 103).
Illyes menjelaskan:
“Kami akan melewati [kode status 1xx] tanpa menyadari bahwa ada sesuatu yang berada dalam kisaran 100. Kami hanya akan melihat kode status non-100 berikutnya.”
Ini berarti menerapkan petunjuk awal mungkin membantu pengalaman pengguna, tetapi tidak akan secara langsung menguntungkan SEO Anda.
Pengalihan: Lebih Sederhana Daripada yang Diyakini Banyak SEO
Sementara profesional SEO sering memperdebatkan jenis pengalihan mana yang akan digunakan (301, 302, 307, 308), pendekatan Google terutama berfokus pada apakah pengalihan bersifat permanen atau sementara.
Illyes menyatakan:
“Khusus untuk pencarian Google, ini seperti ‘ya, itu pengalihan.’ Kami agak peduli dalam kanonisasi apakah sesuatu bersifat sementara atau permanen, tetapi selain itu kami hanya [melihat] bahwa itu adalah pengalihan.”
Ini tidak berarti penerapan pengalihan tidak penting, tetapi menunjukkan bahwa perbedaan permanen vs. sementara lebih penting daripada nomor kode spesifik.
Kode Kesalahan Klien: Pemrosesan Standar
Rentang kode status 4xx sebagian besar berfungsi seperti yang diharapkan.
Google memproses kode standar seperti 404 (tidak ditemukan) dan 410 (hilang) dengan tepat, yang tetap penting untuk manajemen perayapan yang tepat.
Tim tersebut dengan bercanda menyebutkan kode status 418 (“Saya teko”), lelucon April Mop dalam standar, yang tidak memiliki dampak SEO.
Kesalahan Jaringan di Search Console: Melihat Lebih Dalam
Banyak kesalahan jaringan misterius di Search Console berasal dari lapisan teknis yang lebih dalam di bawah HTTP.
Illyes menjelaskan:
“Kadang-kadang Anda akan mendapatkan pesan aneh di Search Console yang mengatakan bahwa ada sesuatu dengan jaringan… dan itu benar-benar dapat terjadi di lapisan yang sedang kita bicarakan.”
Saat Anda melihat kesalahan perayapan terkait jaringan, Anda mungkin perlu menyelidiki protokol tingkat rendah seperti TCP, UDP, atau DNS.
Apa yang Tidak Dibahas Namun Tetap Penting
Podcast tersebut tidak membahas banyak kode status yang pasti penting bagi Google, termasuk:
- 200 OK (respon standar yang berhasil)
- Kesalahan server tingkat 500 (yang dapat memengaruhi perayapan dan pengindeksan)
- 429 Terlalu Banyak Permintaan ( pembatasan laju )
- Berbagai kode khusus lainnya
Hal-hal Praktis yang Dapat Diambil
Meskipun ini bukan panduan lengkap tentang kode status HTTP, diskusi tersebut mengungkapkan beberapa wawasan praktis:
- Untuk pengalihan, fokuslah terutama pada perbedaan permanen vs. sementara
- Jangan menginvestasikan sumber daya dalam mengoptimalkan respons 1xx khusus untuk Google
- Saat memecahkan masalah kesalahan jaringan, lihatlah lebih jauh dari HTTP ke lapisan protokol yang lebih dalam
- Terus terapkan kode status standar dengan benar, termasuk yang tidak dibahas secara khusus
Seiring berkembangnya teknologi web dengan HTTP/3 dan QUIC, memahami bagaimana Google memproses sinyal-sinyal ini dapat membantu Anda membangun strategi SEO teknis yang lebih efektif tanpa terlalu memperumit implementasi.