
Google menghapus panduan robots.txt untuk memblokir halaman yang diterjemahkan secara otomatis. Perubahan ini menyelaraskan dokumen teknis Google dengan kebijakan spamnya.
Google telah memperbarui dokumentasinya, menghapus saran yang menyarankan penggunaan robots.txt untuk memblokir halaman yang diterjemahkan secara otomatis dari hasil pencarian.
Perubahan ini menyelaraskan dokumen teknis Google dengan kebijakan spam yang diperkenalkan lebih dari setahun yang lalu.
“Ini adalah perubahan yang hanya berlaku pada dokumen, tidak ada perubahan dalam perilaku,” Google menjelaskan dalam catatan perubahan Search Central .
Mengapa Hal Ini Penting
Menghapus beberapa baris dari dokumentasi mungkin tampak kecil, tetapi ini menunjukkan pandangan Google tentang konten otomatis berubah.
Google menghapus panduan tersebut karena sudah ketinggalan zaman setelah meluncurkan kebijakan “penyalahgunaan konten berskala” tahun lalu.
Kebijakan ini mengevaluasi konten berdasarkan nilai yang diberikannya, terlepas dari cara konten tersebut dibuat.
Untuk situs web dengan konten multibahasa, berikut artinya.
Pendekatan Lama
- Blokir konten yang diterjemahkan secara otomatis melalui robots.txt
- Hindari pengindeksan konten otomatis
Pendekatan Baru
- Mengevaluasi kualitas terjemahan kasus per kasus
- Fokus pada nilai pengguna daripada metode pembuatan
- Gunakan kontrol tingkat halaman (seperti tag meta robots ) alih-alih blok umum
Catatan: Meskipun Google tidak pernah secara resmi menyatakan bahwa semua terjemahan mesin adalah spam, panduan sebelumnya cenderung memblokirnya secara default. Kebijakan baru mendorong evaluasi yang lebih bernuansa.
Apa yang Harus Dilakukan Sekarang
Meskipun Google tidak menyarankan perubahan perilaku, ada baiknya mempertimbangkan langkah-langkah berikut:
- Tinjau robots.txt Anda : Hapus aturan lama yang memblokir konten terjemahan jika terjemahan tersebut memenuhi kebutuhan pengguna sebenarnya.
- Tetapkan standar kualitas: Tidak semua terjemahan mesin sama. Pertahankan yang bagus, jangan indeks yang buruk.
- Pikirkan pengguna terlebih dahulu: Tanyakan apakah konten terjemahan Anda benar-benar membantu pengunjung internasional atau hanya memperluas cakupan kata kunci.
- Perkuat kontrol tingkat halaman: Utamakan tag meta seperti
noindexuntuk terjemahan berkualitas rendah daripada pengecualian robots.txt di seluruh situs.
Perubahan dokumentasi ini mungkin tampak kecil, tetapi ini menunjukkan bagaimana pandangan Google dapat berubah seiring waktu.
Bagi para profesional SEO yang mengelola situs multibahasa, ini adalah pengingat untuk tetap beradaptasi dan berfokus pada apa yang membantu pengguna Anda.